Hari Jadi ke 68 Gubernur Riau Abdul Wahid Hanya Janji Palsu
Aliansi Pemuda Riau Melalui Dion merasa cukup miris dengan kondisi Riau Saat ini.Dimana pembangunan yang diharapkan oleh masyarakat tidak berjalan sama sekali.Saat masyarakat cuma disuguhkan oleh keluhan - keluhan tiada henti yang dilakukan oleh Gubri Abdul Wahid.Padahal diusia yang telah mencapai 68 tahun telah terjadi silih berganti pemimpin,tapi baru kali ini Riau dipimpin oleh Gubri yang cengeng.
"Provinsi Riau saat ini telah memasuki usia ke-68 tahun.Sebuah usia yang telah cukup matang,dan telah dipimpin oleh berbagai gubernur.Baik itu saat Orde Baru maupun zama reformasi.Riau juga telah beberapa kali dipimpin oleh Gubri pilihan Rakyat secara langsung,ujar Dion.
"Namun baru kali ini Riau dipimpin oleh seorang Gubri yang tak berani menghadapi tantangan.Permasalah Devisit anggaran dijadikan alasan untuk tidak melakukan pembangunan di Riau.Padahal sebagai negeri yang cukup kaya Sumber daya Alam Riau butuh pembangunan disegala bidang baik infrastruktur maupun pembangunan sosial kemasyarakatan.Tapi kenapa semua itu tidak dilaksanakan pada tahun ini, lanjut Dion.
"Pemrov Riau tidak butuh seorang pemimpin yang takut dalam menghadapi tantangan.Riau tidak butuh orang cengeng dan lembek apalagi rela berbohong hanya untuk bisa dikasihani oleh masyarakat.Riau butuh pemimpin kuat hadapi segala gelombang demi kemajuan masyarakatnya.Bahkan rela ambil konsekuensi apapun asal bisa memajukan Riau.Selama ini belum pernah Gubri yang tidak melakukan pembangunan meskipun dengan berbagai konsekuensi,
Aliansi Pemuda Riau sangat menyayangkan sikap Gubri yang tak menjalankan roda pembangunan.Padahal soal Devisit bukan hanya Riau tapi seluruh daerah.
"Sampai kapan Pembangunan Riau mati suri seperti ini.Devisit anggaran bukan hanya di Riau tapi seluruh daerah.Bahkan Pemerintahan Pusat juga mengalami Devisit.Tapi pembangunan tetap jalan meskipun tak segencar biasanya.Tapi tetap bisa memajukan masyarakat,"terang Dion
"Tapi yang terjadi di Riau sungguh sangat miris.Seluruh sektor pembangunan berhenti.Jika memang tak mampu memimpin Riau maka lebih gentleman untuk mundur dan menyatakan ketidakmampuan.Angaran untuk pembangunan tidak ada tapi untuk bolak balik Jakarta anggaran ada.Apakah tujuan jadi Gubri untuk bisa jalan jalan gratis gunakan angaran daerah saja.Negeri ini adalah negeri para pejuang yang dari dulu tak takut akan tantangan.Tapi kenapa saat ini negeri melayu yang tak pernah gentar malah dipimpin oleh seorang Gubri yang melankolis dan cengeng,tegas Dion.
"Kami berharap moment HUT Riau ke 68 bisa menjadikan intropeksi bagi Gubri untuk kembali melakukan pembangunan.Rakyat telah cukup lama menunggu gebrakan dan pembangunan yang merata di Riau.Jangan sampai kondisi ini membuat masyarakat pesimis dengan kemampuan Abdul Wahid dalam memimpin Riau, pungkas Dion.
admin




