PMP Meminta Agar Penyelesaian Masalah Sampah Harus Secara Menyeluruh

PMP Meminta Agar Penyelesaian Masalah Sampah Harus Secara Menyeluruh

Pemuda Millenial Pekanbaru(PMP) melalui ketuanya Teva Iris, merasa bahwa kinerja yang diperlihatkan oleh PT.Ella Pratama Perkasa( EPP) hingga saat ini belum maksimal.Sampah masih banyak yang berserakan, meskipun telah ada perbaikan.Kondisi ini terjadi akibat sarana dan prasarana yang dimiliki oleh PT EPP tidak mencukupi dalam mengelola sampah kota Pekanbaru 

Selain itu menurut PMP hal ini juga dipicu oleh pemegang kepentingan di DLHK kota Pekanbaru.Meskipun telah silih berganti para kepala dinas namun karena eselon beberapa jajaran dibawah masih orang yang sama maka tata kelola sampah tetap akan seperti ini.

"Memang kondisi sampah dikota Pekanbaru saat ini telah berlangsur angsur bisa terkendali.Namun belum bisa dikatakan maksimal.Masih ada beberapa daerah yang terdapat tumpukan sampah meskipun tidak begitu Pernyataan darurat sampah yang dikeluarkan oleh PJ Walikota Pekanbaru Roni Rahmat sedikit banyak menjadi solusi dari sampah yang telah menumpuk diawal tahun,"ujar Teva Iris 

"Sebenarnya hal ini tidak akan terjadi apabila DLHK serius dan benar dalam menetapkan operator pengelolaan sampah.Bukan malah memilih PT EPP yan pernah di blacklist pada 2023 lalu.Pemutusan kontrak tersebut adalah sebuah indikasi ketidak mampuan EPP mengelola sampah,"lanjut Teva Iris.

Sebenarnya tidak mengherankan,sebab kami lihat PT EPP tidak memiliki sarana dan prasarana dalam mengelola sampah.Mereka tidak punya mobil yang cukup.Tidak memiliki tenaga yang banyak dan juga kekurangan lainnya.Jika mereka mampu maka pasti 2023 mereka tidak akan diputus kontrak.Kalau hanya mengandalkan mobil sedikit dengan wilayah yang luas bagaimana mungkin bisa maksimal.Padahal sampah dihasilkan oleh masyarakat tiap hari."

Ketua PMP juga melihat bahwa akar persoalan sebenarnya berada di DLHK.Meskipun kepala dinas ada pergantian namu jika bawahan masih orang orang yang sama yang telah gagal mengelola sampah beberapa tahun terakhir,maka hasilnya akan tetap sama.

"Kami berharap agar orang orang yang mengisi jabatan tertentu dalam mengelola sampah bisa dilakukan perombakan.Jika tidak maka hasilnya akan tetap sama.Sebab jika tidak ada pergantian pejabat eselon tiga,PPTK dan lainnya maka kita akan terus dipertontonkan kondisi sama tiap tahun,"tambah Teva Iris 

"Satu hal lagi yang ingin kami juga meminta BPKAD benar benar teliti dalam membayar kewajiban pada PT EPP.Kontrak yang harus dilaksanakan oleh EPP hanya enam bulan.Dimana pada bulan Januari saja kerjaan mereka sangat buruk jadi tidak pantas mendapatkan pembayaran kontrak.Untuk lebih baiknya kami berharap pembayaran pada PT EPP dilakukan setelah kontrak mereka berakhir.Dari sana kita bisa melihat seberapa berhasil kinerja yang telah dilakukan,baru dibayar.Jika tidak kami takutnya akan ada persoalan hukum dikemudian pada BPKAD.