Tak Diberikan Hak Jawab,Hanafi Minta Media Online Lebih Profesional Dalam Bertugas
Pekanbaru(tindaktegas.com) - Ketua Kelompok Tani Hanafi merasa kecewa atas pemberitaan media online yang membuat berita dengan judul "kelompok Hanafi CS harus diproses hukum masyarakat menanti tindakan APH.Menurut Hanafi Pemberitaan tersebut terkesan tendensius dan tak berdasar.Selain itu menurut Hanafi isi berita semuanya adalah opini penulis tanpa ada mencantumkan sepatah kata pun dari narasumber.Tentu adanya berita seperti ini sangat mencederai semangat demokrasi dan tujuan dari keberadaan Pers sendiri.
"Kita cukup bersyukur dialam demokrasi ini Pers diberikan kebebasan dalam mengangkat sebuah berita.Bahkan pers dilindungi oleh sebuah undang undang yang membuat mereka bebas dalam berkarya.Apalagi Pers adalah salah satu pilar dari 4 pilar Demokrasi.Tanpa Pers maka bisa menggoyahkan demokrasi itu sendiri.Keberadaan Pers sangat penting untuk bisa menjamin keberadaan demokrasi,ujar Hanafi.
"Hanya saja saat ini banyak oknum oknum pers yang menyalahi kebebasan itu sendiri.Mereka tanpa ada filter dan koridor yang semestinya dalam membuat berita.Kadang berita yang disajikan adalah berita tanpa narasumber dan terkesan opini dari penulis sendiri.Banyak berita yang didapat hanya dari cerita warung kopi dan dijadikan sebuah berita.Salah satunya adalah Berita yang diterbitkan oleh media online yang berjudul "komplotan Hanafi CS harus diproses hukum, masyarakat nanti tindakan APH,Lanjutnya
"Berita tersebut sangat menyudutkan saya dan teman teman.Berita yang disajikan tidak ada satu patah kata pun dari Narasumber.Jika memang ada yang merasa ditipu kenapa orang tersebut tidak menyampaikan statement nya.Begitu juga soal masyarakat yang menantikan tindakan APH, masyarakat mana yang menyatakan hal tersebut.Mengapa disana hanya ada opini penulis bukan pernyataan dari narasumber.Apakah begini yang dikatakan kebebasan Pers.Seharusnya berita yang disajikan adalah berita yang benar benar dari narasumber,termasuk saya sendiri yang juga jadi objek pemberitaan.Tapi hingga berita ini ditayangkan tak pernah memberikan hak jawab saya.
Ketua Kelompok Tani Hutan Bersatu Abadi Jaya juga berharap agar media yang memberitakan bisa memberikan hak jawabnya.Apalagi berita yang ditayangkan sangat mengganggu dan juga memberikan beban psikologis bagi dirinya dan keluarganya.
"Saya sangat berharap awak media yang memberitakan bisa menjalankan tugasnya secara professional dan objektif.Bukan malah tendensius.Saya juga berharap agar media tersebut bisa memberikan hak saya untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.Jika memang ada perbuatan saya yang melanggar hukum,saya sendiri sebagai warga taat hukum pasti akan menjalani semua proses hukum.Sebab saya sangat paham hukum adalah panglima dinegara ini.Begitu juga pada awak media yang memberitakan harus bisa menjalankan tugas dengan baik sesuai undang undang.Jika tak bisa memberikan hak jawab pada saya maka kedepannya saya bersama kuasa hukum juga akan melakukan langkah langkah hukum supaya mendapatkan keadilan dan juga bisa menghilangkan presiden buruk dimasyarakat akibat berita tak bertanggung jawab.
Amrizal




