Wakili Dandim, Pasipers Kodim 0301/Pbr Ikuti Upacara Peringatan Hari Bela Negara
Pekanbaru(tindaktegas.com) - Komandan Kodim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., yang diwakili Pasipers Mayor Inf Bram Erizal menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman No. 464, Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Jumat (19/12/2025).
Bertindak sebagai Pembina Upacara Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., sementara Pemimpin Upacara dijabat oleh Plt. Camat Sukajadi Adri Hidayat Putra, S.STP. Upacara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., Kapolresta Pekanbaru yang diwakili Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah, S.H., M.H., Kadispers Lanud Roesmin Nurjadin yang diwakili Kasibinpers Letkol Adm Sonny Ariefianto, Danyon Arhanudse 13/PBY yang diwakili Danrai A Kapten Arh I Gede Putu Ari, Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol. Dr. Wawan, S.H., M.H., Pj. Sekda Pekanbaru Drs. Ingot Ahmad Hutasuhut, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, serta para camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Dalam amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dibacakan oleh Pembina Upacara, disampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap tanggal 19 Desember diperingati sebagai Hari Bela Negara untuk mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, yang menjadi bukti nyata bahwa semangat bela negara mampu menjaga eksistensi Republik Indonesia di tengah ancaman agresi militer.
Tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” mengandung makna bahwa kemajuan bangsa hanya dapat terwujud apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan, baik ancaman konvensional maupun nonkonvensional seperti perang siber, disrupsi teknologi, penyebaran hoaks, radikalisme, hingga bencana alam.
Presiden juga menyoroti kondisi saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam. Ketiga wilayah tersebut memiliki peran sejarah yang sangat penting dalam perjalanan bangsa, mulai dari Aceh sebagai “Daerah Modal” perjuangan, Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area, hingga Sumatera Barat sebagai tempat lahirnya PDRI yang menyelamatkan Republik pada masa kritis.
Momentum Hari Bela Negara diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai dengan peran masing-masing.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan Purna Bhakti kepada ASN yang memasuki masa pensiun, penyerahan bantuan dari Dinas Sosial Kota Pekanbaru kepada 24 keluarga penerima manfaat, serta pelepasan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Pekanbaru untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang berupa 7 (tujuh) unit mobil cold diesel.
Amrizal




