PMP Laporkan Pemilik Arena Judi Gerper
Belum adanya tindakan nyata oleh penegak hukum untuk menutup arena judi membuat Pemuda Millenial Pekanbaru menjadi gerah.Mereka merasa bahwa penegak hukum sudah tidak lagi tegak lurus dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.Seharusnya setiap bentuk kriminal yang telah meresahkan masyarakat harus bisa direspon cepat oleh Polri agar suasana kondusif tidak terganggu.Untuk itu sebagai bentuk mencari keadilan dan kebenaran maka PMP berencana akan membuat laporan resmi salah satu pemilik arena permainan berinisial JK agar membuat efek jera pada yang lain.
Hal ini disampaikan oleh Teva Iris selaku ketua PMP.Menurutnya sudah saatnya PMP kembali memperjuangkan keadilan dan kemaslahatan umat .Sebab selama ini belum ada tindakan nyata dari para penegak hukum,meskipun persoalan judi ini telah menjadi keresahan ditengah tengah masyarakat.
"Sebagai bentuk hadir dalam keresahan masyarakat,rencananya PMP akan melaporkan salah seorang pemilik arena judi berinisial JK.Langkah ini terpaksa kami lakukan karena sepertinya JK adalah orang yang kebal hukum dan berbuat seenaknya melanggar hukum.Kami nantinya juga lampirkan bukti bukti yang kami miliki kepada penegak hukum.Saat ini banyak gelanggang judi yang bisa merusak mental anak anak bangsa terutama generasi muda,",ungkap Teva Iris.
"Beberapa arena judi tersebut tersebar dibeberapa titik lokasi seperti jalan Riau,jalan Kuantan,jalan Nangka dan beberapa tempat lainnya.Padahal tempat tempat tersebut telah pernah ditutup akibat perintah Kapolri.Namun entah apa penyebabnya kini lokasi tersebut kembali dijadikan lokasi perjudian.Namun Aparat penegak hukum sepertinya membiarkan saja hal itu kembali beraktifitas,"lanjut Teva Iris.
Tentu hal ini tak bisa dibiarkan begitu saja.Sebagai negeri melayu yang bernafaskan islam dan sebagai putra melayu maka PMP perlu mengambil sikap serta menolak kehadiran arena judi tersebut.Salah satunya adalah dengan melakukan aksi demo di depan Mapolda Riau.Kami akan turun untuk menuntut Kapolda dan jajarannya agar segera menghentikan aktifitas judi tersebut agar bisa menyelamatkan mental anak anak melayu.Kami tidak akan berhenti sebelum tuntutan kami membuahkan hasil."
Teva iris juga menambahkan bahwa PMP komitmen untuk terus berjuang hingga judi diberantas dari negeri bertuah.
"Kami tidak akan mundur dan terus melawan hingga semua aktifitas Judi ditutup di Pekanbaru.Meskipun perjuangan kami ini mendapatkan intimidasi dan teror kami tidak akan gentar,termasuk teror yang dilakukan ke Sekretariat PMP.Semakin kami ditekan maka akan semakin kuat perlawanan kami.Apalagi perjuangan ini guna menyelamatkan nasib generasi muda sebagai aset bangsa,",pungkas Teva Iris.
"Salah satu langkah yang kami jalankan yakni akan melaporkan pemilik gelanggang permainan berinisial JK.Laporan tersebut juga akan kami lampirkan dengan bukti bukti.Semoga laporan kami ini akan membuat pemilik lain berpikir seribu kali untuk membuka arena permainan yang berbau judi.Kami juga berharap laporan kami ini bisa ditindaklanjuti oleh para penegak hukum.Mari sama sama jadikan negeri melayu bermarwah dan bermartabat serta terjauh dari perbuatan perbuatan maksiat,"pungkas Teva Iris
admin




